Daftar IUMK Online Mudah Loh, Begini Caranya [Update 2021]

Ternyata Mudah, Begini Cara Urus IUMK

Cara Daftar IUMK Online ternyata mudah loh teman-teman. Pengajuan IUMK Online hanya butuh sekitar 5 menit!

IUMK adalah surat keterangan bahwa Anda merupakan UMKM binaan resmi dari Suku Dinas UMKM di Kota tempat UMKM berjalan.

Baca Juga : Siapa Pencipta, Beda dengan Pemegang Hak Cipta

Mungkin anda bertanya:

  • Apa saja manfaat yang saya dapatkan?
  • Bagaimana cara membuat atau daftar IUMK online? Apa bisa?

Dapatkan selengkapnya dengan membaca artikel di bawah ini! Baca selengkapnya

E-Book Panduan Hak Cipta Terlengkap Se-Internet Terbaru Di Sini

Daftar Hak Cipta Online

Memang Penting Untuk Saya Daftar Hak Cipta ya?”

 

Hak cipta merupakan salah satu dari Hak Kekayaan Intelektual selain dari Merek Dagang, Hak Paten, dan Hak Desain Industri.

Peraturan negara kita yang mengatur mengenai Hak Cipta adalah Undang – Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta.

Fungsi perlindungan negara adalah sebagai berikut:

  • Memberikan perlindungan hukum terhadap karya Anda

Apabila ada orang lain yang mengakui karya yang Anda buat sebagai karya miliknya maka Anda dapat melakukan tuntutan secara hukum dan meminta ganti rugi.

  • Memberikan manfaat finansial bagi Anda selaku pemegang Hak Cipta

Anda dapat memproduksi dan mengkomersialisasikan hasil karya Anda dengan tenang.

  • Memberikan penghargaan kepada Anda selaku pencipta dari karya tersebut

Ide Anda merupakan suatu hal yang sangat berharga yang harus dilindungi. Itulah mengapa Negara membuat mendukung Anda untuk mendaftarkan karya Anda untuk mendapatkan hak cipta

Baca Juga : Tips Fotografi Produk Minuman {Terlengkap}

“Apa Saja yang Dapat Saya Daftarkan?”

 

Apa saja yang bisa didaftarkan sebagai Hak Cipta

Berikut ini adalah jenis-jenis karya yang dapat dilindungi, perhatikan baik-baik apakah karya Anda termasuk ada di dalamnya:

  • buku, pamflet, perwajahan karya tulis yang diterbitkan, dan semua hasil karya tulis lainnya;
  • ceramah, kuliah, pidato, dan Ciptaan sejenis lainnya;
  • alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan;
  • lagu dan/atau musik dengan atau tanpa teks;
  • drama, drama musikal, tari, koreografi, pewayangan, dan pantomim;
  • karya seni rupa dalam segala bentuk seperti lukisan, gambar, ukiran, kaligrafi, seni pahat, patung, atau kolase;
  • karya seni terapan;
  • karya arsitektur;
  • peta;
  • karya seni batik atau seni motif lain;
  • karya fotografi;
  • Potret;
  • karya sinematografi;
  • terjemahan, tafsir, saduran, bunga rampai, basis data, adaptasi, aransemen, modifikasi dan karya lain dari hasil transformasi;
  • terjemahan, adaptasi, aransemen, transformasi, atau modifikasi ekspresi budaya tradisional;
  • kompilasi Ciptaan atau data, baik dalam format yang dapat dibaca dengan Program Komputer maupun media lainnya;
  • kompilasi ekspresi budaya tradisional selama kompilasi tersebut merupakan karya yang asli;
  • permainan video;
  • Program Komputer.

Baca Juga : Tips Fotografi Produk Makanan Untuk Bisnis Kuliner

“Kemana Saya Mendaftar?”

 

Ada 3 cara untuk pendaftaran nya:

  • Kantor Dirjen KI di Ibu Kota setiap Provinsi

Pendaftaran dilakukan di Kantor Kementrian Hukum dan HAM di bagian Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual di Ibu Kota setiap provinsi.

Jika kamu tinggal di Jawa Timur, maka kamu dapat mengurusnya ke Kantor Dirjen KI yang berlokasi di Surabaya.

  • Daftar Secara Online

Anda dapat dengan mudah melakukan pendaftaran Hak Cipta melalui portal online yang telah disediakan oleh Dirjen KI.

Berikut link portal pendaftaran resmi secara online:
https://e-hakcipta.dgip.go.id/

Untuk panduan selengkapnya, baca terus artikel ini ya!

Jika Anda memiliki kesibukan yang tinggi, maka Anda dapat menggunakan Jasa Daftar Hak Cipta yang juga dapat dilakukan secara online via e-mail atau Whatsapp.

Dengan menggunakan jasa pendaftaran, Anda dapat fokus untuk terus berkarya. Semua proses dari pra pendaftaran sampai terbitnya sertifikat akan ditangani oleh Jasa Pendaftaran hak Cipta.

“Bagaimana Cara Saya Daftar Hak Cipta secara Online?”

 

hak cipta daftar online

 

Agar lebih mudah dipahami, secara garis besar terdapat 5 tahapan dalam pendaftaran hak cipta yaitu sebagai berikut:

  1. Registrasi Akun
  2. Pengajuan Pencatatan
  3. Pembayaran Biaya
  4. Pemantauan Pasca Pengajuan
  5. Cetak Sertifikat

Panduan selengkapnya langsung saja baca di sini:

Tutorial Daftar Hak Cipta

Download > E-Book : Tutorial Daftar Hak Cipta Online Terlengkap se-Internet!

Mudah! 5 Prosedur Pendaftaran Hak Paten, Baca Di Sini Sekarang

Cara Daftar Hak Paten Lengkap Step By Step

Pendaftaran Hak Paten, Emangnya Penting?

 

Pendaftaran Hak Paten

Pendaftaran Hak Paten merupakan hal yang penting jika Anda seorang penggiat teknologi, biasa menemukan invensi/penemuan. Apalagi mengingat dunia teknologi merupakan dunia yang mengalami perkembangan sangat cepat.

Hak Paten merupakan satu dari Kekayaan Intelektual yang dilindungi negara selain Merek Dagang, Hak Cipta, dan Desain Industri.

Apabila Anda tidak segera daftar hak paten, jangan menyesal jika suatu saat justru Anda dapat dituntut orang yang memproduksi ulang temuan Anda namun lebih dahulu daftar hak paten atas temuan yang sama daripada Anda.

Baca Juga : Tips Fotografi Produk Makanan Untuk Bisnis Kuliner

Contoh Hak Paten

 

Cara Mendaftarkan Hak Paten: Apa saja yang bisa didaftarkan?

Baca juga:Begini Cara Daftar Merek Dagang Untuk UMKM

Berdasarkan UU Paten, terdapat 3 syarat sesuatu penemuan dapat didaftarkan untuk mendapatkan hak paten yaitu:

  • Sesuatu yang baru
    Penemuan Anda belum pernah dipublikasi oleh media baik dalam maupun luar negeri.
  • Mengandung langkah inventif
    Bersifat inventif contohnya dengan
  • Dapat diterapkan dalam dunia industri

Contoh hak paten:

1. Contoh Hak Paten: Slide to Unlock Milik Apple

contoh hak paten slide to unlock

Hampir semua di antara kita sekarang menggunakan fitur slide to unlock pada Smartphone kita.

Ternyata teknologi itu pertama kali ditemukan oleh Apple dan mereka merupakan pemegang paten teknologi tersebut.

Baca Juga : Cara Pasang Iklan di Goole Sendiri

2. Hak Paten Atas Auronautika oleh J Habibie

contoh hak paten aeronautika habibie

Aeronautika adalah ilmu dalam pengkajian, perancangan, dan pembuatan mesin-mesin berkemampuan terbang, atau teknik-teknik pengoperasian pesawat terbang dan roket di atmosfer.

Dan rakyat Indonesia perlu bangga karena teknologi tersebut ditemukan dan hak patennya dipegang oleh Presiden RI ke-3 yaitu BJ Habibie

3. Hak Paten Atas Cakar Ayam oleh Prof. Dr. Ir. Sedijatmo
Dalam membangun rumah atau gedung diperlukan pondasi yang kuat. Diantara model pondasi yang terkenal kokoh adalah pondasi cakar ayam yang ditemukan dan dipegang hak patennya oleh Prof. Dr. Ir. Sedijatmo

4. Hak Paten Atas Alat Pemindai (ECVT) Oleh Warsito

Salah satu teknologi yang digunakan dalam dunia kesehatan adalah Electrical Capacitance Volume Tomography (ECVT). ECVT adalah alat pemindai tubuh yang dapat mendeteksi sekujur bagian tubuh mulai dari otak hingga bagian dalam tubuh. Teknologi ini ditemukan dan dipegang hak patennya oleh ilmuwan Indonesia bernama Warsito.

Baca Juga : Cara Pasang Iklan di Instagram Ini Dia Caranya

5. Hak Paten Atas Destination Biased Pada Apple

contoh hak paten destination based apple

Apple juga memiliki paten destination based. Dengan teknologi itu pengguna dapat menentukan langkah navigasi dalam bepergian secara lebih detail.

Pada perusahan apple mematenkan destination biased yang ada pada aplikasi apple maps. Untuk mengetahui cara kerjanya kurang lebih sama seperti Google Maps, yaitu pengguna akan mendapatkan arahan navigasi pada saat menjalankan aplikasi tersebut. Akan tetapi, ini masih kalah popularitasnya dengan Google Maps milik Google.

Baca Juga : Tips Fotografi Produk Minuman {Terlengkap}

Cek Hak Paten

 

Untuk apa Cek Hak Paten?

Nah fungsi melakukan cek hak paten adalah agar kita mengetahui apakah penemuan yang kita ingin daftarkan sudah didaftarkan terlebih dahulu oleh orang lain atau belum.

Bagaimana caranya?

Gampang banget, tinggal masuk ke: https://pdki-indonesia.dgip.go.id/

website untuk cek hak paten

  • Pilih Paten pada kolom filter
  • Ketikkan kata kunci jenis paten yang ingin Anda cari

 

Bagaimana Cara Mendaftarkan Hak Paten?

 

Prosedur Pendaftaran Hak Paten

Sebagian rekan kami bertanya, “Bagaimana Cara Mendaftarkan Hak Paten?”

Cara Mendaftarkan Hak Paten sebenarnya sangat jelas kok teman-teman. Semuanya sudah diatur oleh prosedur yang ada.

Prosedur Pendaftaran Hak Paten memerlukan beberapa tahap. Agar lebih mudah dipahami, secara garis besar prosedur pendaftaran hak paten adalah sebagai berikut :

1. Pengisian Formulir Pendaftaran Hak Paten & Melampirkan Dokumen yang Diperlukan Untuk Pendaftaran Hak Paten
2. Cek Formalitas
3. Publikasi
4. Permohonan Pemeriksaan Substantif
5. Hak Paten Resmi Terdaftar

Baca Juga : 4 Cara Bikin Social Proof Biar Usaha Laris Manis

1. Mengisi Formulir Pendaftaran Hak Paten

Detail Formulir Pendaftaran Hak Paten adalah sebagai berikut:

1. Permohonan Paten diajukan dengan cara mengisi formulir yang disediakan untuk itu dalam bahasa Indonesia dan diketik rangkap 4 (empat).
2. Pemohon wajib melampirkan dokumen yang diperlukan untuk pendaftaran hak paten:
a. surat kuasa khusus, apabila permohonan diajukan melalui konsultan Paten terdaftar selaku kuasa;
b. surat pengalihan hak, apabila permohonan diajukan oleh pihak lain yang bukan penemu;
c. deskripsi, klaim, abstrak: masing-masing rangkap 3 (tiga);
d. gambar, apabila ada : rangkap 3 (tiga);
e. bukti prioritas asli, dan terjemahan halaman depan dalam bahasa Indonesia rangkap 4 (empat), apabila diajukan dengan hak prioritas.
f. terjemahan uraian penemuan dalam bahasa Inggris, apabila penemuan tersebut aslinya dalam bahasa asing selain bahasa Inggris : rangkap 2 (dua);
g. bukti pembayaran biaya permohonan Paten sebesar Rp. 1.250.000,- (satu juta dua ratus lima puluh ribu rupiah); dan
h. bukti pembayaran biaya permohonan Paten Sederhana sebesar Rp. 800.000,- (delapan ratus ribu rupiah) dan untuk pemeriksaan substantif Paten Sederhana sebesar Rp. 3.000.000,- (tiga juta rupiah);
i. tambahan biaya setiap klaim, apabila lebih dari 10 klaim:Rp. 40.000,- per klaim.
3. Penulisan deskripsi, klaim, abstrak dan gambar sebagaimana dimaksud dalam butir 2 huruf c dan huruf d ditentukan sebagai berikut:
a. setiap lembar kertas hanya salah satu mukanya saja yang boleh dipergunakan untuk penulisan dan gambar;
b. deskripsi, klaim dan abstrak diketik dalam kertas HVS atau yang sejenis yang terpisah dengan ukuran A-4 (29,7 x 21 cm ) dengan berat minimum 80 gram dengan batas sebagai berikut:
– dari pinggir atas : 2 cm
– dari pinggir bawah : 2 cm
– dari pinggir kiri : 2,5 cm
– dari pinggir kanan : 2 cm
c. kertas A-4 tersebut harus berwarna putih, rata tidak mengkilat dan pemakaiannya dilakukan dengan menempatkan sisinya yang pendek di bagian atas dan bawah (kecuali dipergunakan untuk gambar);
d. setiap lembar deskripsi, klaim dan gambar diberi nomor urut angka Arab pada bagian tengah atas dan tidak pada batas sebagaimana yang dimaksud pada butir 3 huruf b (1);
e. pada setiap lima baris pengetikan baris uraian dan klaim, harus diberi nomor baris dan setiap halaman baru merupakan permulaan (awal) nomor dan ditempatkan di sebelah kiri uraian atau klaim serta tidak pada batas sebagaimana yang dimaksud pada butir 3 huruf b (3);
f. pengetikan harus dilakukan dengan menggunakan tinta (toner) warna hitam, dengan ukuran antar baris 1,5 spasi, dengan huruf tegak berukuran tinggi huruf minimum 0,21 cm;
g. tanda-tanda dengan garis, rumus kimia, dan tanda-tanda tertentu dapat ditulis dengan tangan atau dilukis;
h. gambar harus menggunakan tinta Cina hitam pada kertas gambar putih ukuran A-4 dengan berat minimum 100 gram yang tidak mengkilap dengan batas sebagai berikut:
– dari pinggir atas : 2,5 cm
– dari pinggir bawah : 1 cm
– dari pinggir kiri : 2,5 cm
– dari pinggir kanan : 1 cm
i. seluruh dokumen Paten yang diajukan harus dalam lembar-lembar kertas utuh, tidak boleh dalam keadaan tersobek, terlipat, rusak atau gambar yang ditempelkan;
j. setiap istilah yang dipergunakan dalam deskripsi, klaim, abstrak dan gambar harus konsisten satu sama lain.
4 Pemohon datang ke Kantor Dirjen KI untuk menyerahkan berkas dan membayar biaya pendaftaran Hak Paten
a Biaya Pendaftaran Hak Paten untuk UMKM, Lembaga Penelitian, Litbang Pemerintah : Rp450.000,00

Melampirkan legalitas instansi, bagi UMKM dengan melampirkan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK)

b Biaya Pendaftaran Hak Paten untuk Non UMKM: Rp750.000,00

Baca juga: Daftar IUMK Online Mudah Banget, Lihat Caranya Di Sini

2. Cek Formalitas

Selanjutnya cara membuat hak paten adalah pengecekan dokumen permohonan yang Anda ajukan telah lengkap sesuai ketentuan Dirjen Kekayaan Intelektual

3. Publikasi

Tahapan cara membuat hak paten yang selanjutnya adalah menunggu publikasi dari Dirjen Kekayaan Intelektual
Publikasi tersebut berisi:

– Pengumuman paten yang lolos cek formalitas
– Diumumkan 18 bulan sejak tanggal penerimaan
– Setiap orang dapat melakukan banding secara tertulis terhadap paten yang telah diumumkan -banding disertai dengan alasan diajukan kepada menteri-
-Banding tersebut akan menjadi pertimbangan dalam pemeriksaan substantif

Baca juga: Hak Ekonomi di Hak Cipta, Itu Apa Sih ?

4. Permohonan Pemeriksaan Substantif

Setelah masa publikasi berakhir, selanjutnya Anda perlu mengajukan permohonan pemeriksaan substantif diajukan dengan cara mengisi formulir yang telah disediakan untuk itu dalam bahasa Indonesia dengan melampirkan bukti pembayaran biaya permohonan sebesar Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah).

Nah itu dia cara mengurus hak paten. Mudah kan?

5. Permohonan Paten Diterima dan Resmi Terdaftar

Setelah berbagai cara mengurus hak paten tersebut telah Anda lakukan berarti semua proses telah selesai. Maka akan terbit sertifikat hak paten sebagai bukti penemuan Anda resmi terdaftar di Dirjen Kekayaan Intelektual dan mendapatkan perlindungan dari negara. Selamat!

Baca Juga : Cara Mengecek Merek di HKI Gratis & Mudah | Terbaru 2021

Daftar Hak Paten itu Dimana ya?

 

Daftar Hak Paten dapat dilakukan dengan 2 cara:

  1. Daftar Hak Paten langsung ke kantor Dirjen Kekayaan Intelektual

    Daftar hak paten bisa dilakukan langsung ke kantor Dirjen Kekayaan Intelektual di setiap provinsi.

    Lihat alamat kantor DJKI setiap wilayah di sini:
    https://www.dgip.go.id/kantor-wilayah

  2. Daftar Hak Paten secara Online

Cara daftar hak paten online mudah sekali, begini caranya:

1. Membuat akun di paten.dgip.go.id

buat akun daftar hak paten online

2. Setelah selesai membuat akun, login, lalu pilih buat permohonan baru

buat permohonan paten baru secara online
3. Lengkapi semua data yang dibutuhkan

isi semua data permohonan paten online yang dibutuhkan

  • Data awal seperti jenis paten, data inventor (penemu)
  • Deskripsi permohonan paten dalam bahasa Indonesia
  • Klaim
  • Abstrak
  • Gambar invensi (PDF) dan gambar untuk publikasi (JPG)
  • Surat pernyataan kepemilikan invensi oleh investor
  • Surat pengalihan hak (bila inventor dan pemohon berbeda atau bila pemohon adalah badan hukum)
  • Surat kuasa (jika melakukan pengajuan melalui konsultan)
  • Surat keterangan UMK (jika pemohon adalah usaha mikro)
  • SK akta pendirian (jika pemohon adalah lembaga pendidikan atau litbang pemerintah)

5. Memproses pembayaran dengan klik pemesanan kode biling paten
6. Lakukan pembayaran dengan klik pemesanan kode biling subtantif
7. Tada! Permohonan Anda akan diproses oleh Dirjen Kekayaan Intelektual

Berapa Lama Proses Pendaftaran Hak Paten dan Masa Berlaku Perlindungannya?

 

Lama Pendaftaran Hak Paten
Proses Pendaftaran Hak Paten membutuhkan waktu biasa nya 3-6 tahun.

Sedangkan perlindungan nya berlaku selama 20 tahun

Ilustrasinya sebagai berikut:

  • Pengajuan : 1 Desember 2018
  • Publikasi : 1 Juni 2019 (Paling cepat) s/d 1 Desember 2020
    Jika pemohon langsung mengajukan pemeriksaan substantif di hari yang sama, maka
  • Paten terdaftar : 1 Desember 2023 (Paling lambat)
    (Sertifikat Terbit)
  • Masa Perlindungan : 1 Desember 2038 (20 tahun sejak tanggal pengajuan)

Beberapa ketentuan terkait perlindungan paten:

Setelah melakukan pengajuan paten -walaupun sertifikat belum terbit-, pemohon dapat memproduksi penemuannya sambil mengumumkan kepada khalayak umum bahwa pemohon sedang dalam proses pendaftaran paten. Hal ini biasa disebut dengan istilah pending patent.

Apabila ada pihak yang meniru penemuan dan memproduksi nya, pemohon tidak dapat mengajukan tuntutan sebelum sertifikat paten terbit. Setelah sertifikat terbit, barulah pemohon telah resmi menjadi pemilik paten dan dapat menuntut ganti rugi kepada pihak yang meniru penemuan.

Contoh : Jika ada pihak lain meniru penemuan dan memproduksi nya sejak 1 Januari 2020, pemilik paten dapat menuntut ganti rugi ke pengadilan setelah mendapatkan paten yaitu pada 1 Desember 2023. Namun jangan khawatir, dalam tuntutan tersebut pemilik paten dapat menuntut ganti rugi sejak penemuannya ditiru terhitung dari 1 Januari 2020.

Baca Juga: Bingung Memulai Bisnis Online? Lihat Tutorial Lengkapnya Di Sini

Biaya Hak Paten

 

Biaya pendaftaran hak paten

Terdapat beberapa jenis biaya dalam pengurusan Hak Paten yaitu:

 

Biaya Pengurusan Hak Paten

 

Dapatkan rangkuman mengenai uraian tentang Paten di atas dalam infografis di bawah ini:

Infografis Hak Paten

Download PDF: Infografis Serba-Serbi Hak Paten

Alternatif: Menggunakan Jasa Pendaftaran Hak Paten

Jasa Daftar Merek UMKM Murah

Rumah Paten hadir sebagai Jasa Daftar Paten Murah.
Ditangani langsung oleh Konsultan HKI Terdaftar yang berpengalaman mendaftarkan lebih dari 350 kekayaan intelektual.

Dapatkan konsultasi gratis mengenai hak paten atau daftar hak paten via online sekarang juga!

Keunggulan menggunakan Jasa Daftar Hak Paten

  • Efisiensi waktu dan tenaga, sehingga Anda dapat fokus untuk terus berkarya.
    Pendaftaran cukup dilakukan secara online via Whatsapp atau Website.
  • Anda akan mendapatkan saran secara keseluruhan dalam proses pendaftaran Hak Paten
  • Anda akan mendapatkan advokasi atau bantuan hukum apabila suatu saat Hak Paten Anda mengalami permasalahan hukum seperti diakui oleh orang lain.

Baca juga: Profil Konsultan HKI Terdaftar – Adnan Hardie


Sekian artikel mengenai Cara Daftar Hak Paten. Apabila Anda mempunyai pertanyaan mengenai Cara Daftar Hak Paten dan yang berkaitan dengannya, Anda dapat mengajukan nya pada kolom komentar di bawah ini yang akan dijawab oleh konsultan HKI terdaftar.

Apabila Anda merasa artikel ini bermanfaat, silakan klik tombol share di bawah ini.

Terimakasih.

✔ Daftar Merek Dagang UMKM Gini Caranya [Dijamin Terupdate]

Cara Daftar Merek

Daftar Merek Dagang, Emangnya Penting?

Merek Dagang merupakan salah satu dari Hak Kekayaan Intelektual selain dari Hak Cipta, Hak Paten, dan Hak Desain Industri.

Pendaftaran merek dagang merupakan hal yang penting karena:

1. Merek dagang melipatgandakan keuntungan

2. Mencegah kerugian akibat penyalahgunaan merek

 

Kenapa Harus Mendaftarkan Merek Dagang

Baca Juga: Bingung Memulai Bisnis Online? Lihat Tutorial Lengkapnya Di Sini

Apa yang Bisa Didaftarkan Sebagai Merek Dagang?

Berdasarkan UU Merek, terdapat beberapa unsur yang dapat didaftarkan sebagai merek dagang yaitu:

  • Gambar

Unsur Merek Dagang - Gambar

Merek Dagang Cap Kaki Tiga

  • Kombinasi Warna

Unsur Merek Dagang - Kombinasi Warna - Logo Pertamina

Logo Pertamina

  • Angka

Merek Dagang Seven Eleven - Unsur Merek Dagang Angka

Logo Seven Eleven

  • Huruf

Merek Dagang MCDonald's - Unsur Merek Dagang Huruf

Logo McDonald’s

  • Kata

Merek Dagang Panasonic - Unsur Merek Dagang Kata

Logo Panasonic

  • Nama

Merek Dagang Calvin Klein - Unsur Merek Dagang Nama

Logo Calvin Klein

Baca Juga: CARA PASANG IKLAN DI GOOGLE SENDIRI

  • Kombinasi dari minimal dua sampai seluruh unsur di atas

Kapan Suatu Merek Tidak Dapat Didaftarkan?

Menurut pasal 20 – 21 dalam UU Merek, ada beberapa kondisi dimana suatu Merek tidak dapat didaftarkan dan mendapatkan perlindungan hukum dari Dirjen KI yaitu:

  • Bertentangan dengan Agama dan Moral

Pada tahun 2009, ada sebuah klub malam bernama Buddha Bar yang akhirnya berganti nama dan kini telah tutup tidak beroperasi.

Kasus Buddha Bar saat itu sempat hangat diberitakan di media nasional seperti Republika, BBC Indonesia, Tempo, dan Detik.

Nama Buddha Bar dianggap oleh pendemonstran dari Umat Buddha sebagai pelecehan dari simbol agama Buddha.

  • Memiliki kesamaan pada seluruh atau pada unsur pokok dari Merek Dagang yang telah terdaftar

Tahukah Anda bahwa pernah terjadi beberapa kasus penyalahgunaan Merek di Indonesia.

Di antaranya kasus Nutri Sari yang menggugat merek Nusa Sari, dan kasus Hugo Boss yang menuntut Zego Boss.

  • Sesuatu yang sudah menjadi simbol Umum

Pengajuan Merek Anda akan ditolak jika menggunakan simbol yang sudah umum baik kata ataupun gambar.

Contoh nya jika Anda mendaftarkan Merek Dagang bernama “Rumah Makan” dengan logo bergambar Sendok dan Garpu.

Baca Juga : Cara Mengecek Merek di HKI Gratis & Mudah | Terbaru 2021

Dimana Berlaku Perlindungan Hukum atas Suatu Merek Dagang yang Terdaftar?

Asas Teritorial

Dalam perlindungan Merek Dagang, berlaku asas teritori yaitu perlindungan berlaku di negara tempat didaftarkan yaitu di Indonesia.

Berapa lama berlaku perlindungan Merek Dagang?

Waktu Perlindungan Merek Dagang

  • Perlindungan Merek Berlaku 10 Tahun Sejak Tanggal Pengajuan

Misalnya:

Tanggal Pengajuan :
1 November 2018

Masa Perlindungan Sampai:
1 November 2028

  • Dapat Diperpanjang

Jika perlindungan berakhir 1 November 2028,

Maka Waktu Pengurusan Perpanjangan adalah 6 bulan sebelum sampai sesudah berakhir dari tanggalperlindungan:
1 Mei 2028 – 1 Mei 2029

Setelah itu perlindungan berlaku sampai 10 tahun ke depan nya.

Maka dari itu dari berbagai alasan di atas, kami sangat menyarankan Anda untuk mendaftarkan Merek Dagang anda ke Dirjen Kekayaan Intelektual.

Baca Juga: CARA PASANG IKLAN DI INSTAGRAM

Langsung saja, berikut ini:

Cara Pendaftaran Merek Dagang UMKM / Non UMKM

Secara garis besar cara pendaftaran merek dagang baik untuk UMKM maupun non UMKM adalah sebagai berikut:

  1. Cek daftar merek dagang yang sudah terdaftar di HAKI
  2. Menentukan kelas barang dan jasa yang ingin didaftarkan
  3. Membuat akun di portal pendaftaran merek online merek.dgip.go.id
  4. Klik tambah untuk membuat permohonan baru
  5. Pesan kode billing dengan mengisi tipe, jenis, dan pilihan kelas
  6. Melakukan pembayaran sesuai tagihan pada aplikasi SIMPAKI
  7. Mengisi seluruh formulir yang tersedia
  8. Mengunggah data yang dibutuhkan seperti logo merek, tanda tangan pemohon, dan surat UMK (jika pemohon merupkan usaha mikro dan kecil)
  9. Apabila data yang diisi telah sesuai, kemudian klik selesai Permohonan sudah diterima
  10. Kemudian Dirjen Kekayaan Intelektual (KI) akan melakukan pemeriksaan formalitas pada permohonan merek yang diajukan dalam 15 hari. Apabila syaratnya lengkap maka hasilnya akan diumumkan dalam waktu 2 bulan
  11. Selanjutnya Dirjen KI akan melakukan pemeriksaan substantif dalam 150 hari kerja, jika disetujui maka merek tersebut akan mendapatkan sertifikat

Berikut ini video dari DJKI tentang alur pendaftaran merek yang bisa teman-teman saksikan:

Tonton juga:

 

Tips Jitu Pendaftaran Merek
– Cek Daftar Merek yang Sudah Terdaftar di HAKI

Untuk mengetahui daftar merek yang sudah terdaftar di HAKI mudah sekali caranya, buka halaman DGIP Cek Merek Dagang.

Kemudian ambil contoh, saya mempunyai UMKM berbasis industri rumahan yang memproduksi sabun cuci.

Maka cara saya mengecek nama merek dagang yang saya inginkan sudah terdaftar atau belum adalah dengan mengetik “Sabun Cuci” pada kolom pencarian, pilih kategori merek, lalu klik icon search.

Pencarian Data Merek Terdaftar

Maka selanjutnya saya akan melihat daftar merek baik yang sudah terdaftar, dalam proses, ditolak, maupun berakhir.

Data Merek Terdaftar Kategori Sabun Cuci

Kemudian akan muncul daftar merek dagang atas suatu produk yang sudah terdaftar di HAKI. Jika nama merek yang ingin Anda daftarkan sudah “didaftar” atau “dalam proses” maka sebaiknya Anda menggunakan nama Merek lain.

Hal tersebut dikarenakan pendaftaran merek menggunakan sistem First to File.

Maksudnya adalah siapa yang lebih dahulu mendaftarkan maka dia yang akan mendapat perlindungan merek apabila memenuhi semua persyaratan.

Nah itu dia cara melihat merek atau produk yang sudah terdaftar di HAKI. Mudah kan ternyata melihat produk yang sudah terdaftar di HAKI?

Yuk kalau gitu kita lanjut ke langkah kedua yaitu penentuan kelas barang dan jasa.

Tips Jitu Pendaftaran Merek
– Cara Menentukan Kelas Barang dan Jasa Pengajuan Merek yang Didaftarkan

Dirjen KI mempunyai klasifikasi barang dan jasa berdasarkan jenisnya.

Pertama, Buka website Dirjen KI Sistem Klasifikasi Merek.
Bagaimana cara mencari kelas barang / jasa sesuai dengan merek yang ingin Anda daftarkan?

Kembali ke contoh UMKM saya yang ingin didaftarkan merek dagang yaitu usaha sabun, maka saya ketik “sabun” pada kolom pencarian dan klik “go”.

Cek Kelas Sabun

Saran pencarian:

Pada pencarian kelas ini, jangan mencari dengan kata terlalu detail seperti “sabun cuci”.

Maka dari itu saya gunakan kata yang lebih umum “sabun” untuk mengetahui kemungkinan kelas mana saja yang sesuai dengan merek yang ingin saya daftarkan.

Setelah klik “go” akan muncul daftar seluruh kelas yang memuat kata sabun, maka saya dapat memilih mana yang paling sesuai dengan produk saya.

Hasil Pencarian Sabun

Begitu pula dengan Anda, setelah Anda menemukan kelas yang sesuai dengan produk / jasa yang ingin didaftar, catat kelas tersebut karena akan diisi pada formulir pendaftaran merek.

Bonus:
Cara paling mudah adalah dengan mengikuti kelas dari merek dari produk / jasa sejenis yang sudah terdaftar.

Cara melihatnya:

Kembali pada langkah pertama yaitu pengecekan merek dagang di halaman DGIP Cek Merek Dagang.

Pada hasil pencarian merek “sabun cuci”, saya klik nama merek dari merek yang sudah “didaftar”.

Data Merek Terdaftar Kategori Sabun

Selanjutnya akan contoh merek dagang yang sudah terdaftar dan kelas pendaftarannya.

Kelas dari Sabun

Contoh Pengisian Formulir Pendaftaran Merek

Biaya Pendaftaran Merek Update Desember 2021

Berikut tarif pendaftaran merek dagang untuk usaha umum, mikro dan usaha kecil yang diambil dari website resmi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual https://www.dgip.go.id/tarif-merek:

Biaya Pendaftaran Hak Paten

Apa yang membedakan status UMKM dan Non UMKM dalam pendaftaran Merek?

Untuk UMKM Pemohon baik perorangan atau perusahaan harus memiliki rekomendasi dan merupakan binaan dari Kementrian Koperasi dan UMKM atau Kementerian Perdagangan atau Kementerian Perindustrian, termasuk Dinas di setiap provinsi.
Atas kesediaan Anda menjadi binaan, maka berbagai instansi tersebut akan menerbitkan Surat Keterangan Usaha untuk Anda mengurus Hak Kekayaan Intelektual dengan harga khusus.

Berikut surat edaran resmi terkait persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapat harga khusus:
syarat pendaftaran merek UMKM

Dan berikut ini contoh Surat Keterangan UMKM:
contoh surat keterangan umkm

Baca juga:

Cara Mendaftar Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) Online Mudah, Lihat Di Sini Sekarang Juga

Setelah melakukan pembayaran, Anda akan mendapatkan bukti pembayaran yang selanjutnya diserahkan ke loket untuk menyelesaikan proses Permohonan Pendaftaran Merek.

Dari loket tersebut Anda akan mendapatkan bukti permohonan pendaftaran Merek Dagang.

info pendaftaran merek gratis

Ada juga pendaftaran merek gratis loh. Contohnya pendaftaran merek gratis yang merupakan program Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta sebagaimana yang diberitakan Berita Jakarta dan kami pribadi penulis juga mengetahuinya karena pernah ditawarkan untuk mengikuti program tersebut.

Selanjutnya Anda perlu untuk terus memantau pendaftaran yang sudah Anda lakukan melalui Halaman Pengecekan Status Merek Dirjen KI karena terdapat kemungkinan pengajuan merek Anda ditolak disebabkan:

  • Kelas barang atau jasa yang didaftarkan tidak sesuai dengan yang seharusnya.
  • Permohonan merek yang Anda daftarkan memiliki kesamaan / kemiripan dengan Merek Dagang lain.

Tips Jitu Pendaftaran Merek
– Lama Pemeriksaan Paska Pendaftaran

Terdapat beberapa tahap pemeriksaan yang dilakukan Dirjen KI terhadap merek yang Anda ajukan.

Berikut tahapannya beserta estimasi waktu yang dibutuhkan:

Pertama:
Pemeriksaan Formalitas
(2 Minggu)

Pemeriksaan kelengkapan dokumen dari Merek yang Anda ajukan.

Kedua:
Pengumuman + Pengajuan Keberatan
(2 Bulan)

Dirjen KI mengumumkan daftar merek yang lolos pemeriksaan formalitas  dalam Berita Resmi Merek beserta detail kelasnya. Jangka waktu pengumuman adalah 2 bulan.

Pada waktu tersebut seseorang dapat mengajukan keberatan apabila ada pendaftar lain yang mengajukan merek yang sama secara keseluruhan atau pada unsur pokoknya dengan merek yang telah terlebih dahulu Ia daftarkan.

Ketiga:
Pemeriksaan dari Keberatan yang Diajukan (2 Bulan)

Dirjen KI kemudian memeriksa berbagai keberatan yang diajukan oleh masyarakat selama kurang lebih 2 bulan.

Keempat:
Pemeriksaan Substantif (5 Bulan)

Pemeriksaan untuk mengetahui apakah merek yang Anda daftarkan telah sesuai dengan kelas yang seharusnya dan tidak memiliki kesamaan dengan merek yang telah terdaftar.

Kelima:
Pra Sertifikat
(2 Bulan)

Pengajuan Anda telah disetujui dan sedang dipersiapkan untuk diterbitkan sertifikat merek.

Keenam:
Sertifikat Terbit

Keluarnya sertifikat dan Merek Dagang Anda telah resmi terdaftar dan mendapat perlindungan hukum.

Total waktu yang dibutuhkan dari pengajuan sampai terdaftar:

+/- 1 Tahun

Alternatif: Menggunakan Jasa Pendaftaran Merek

Jasa Daftar Merek UMKM Murah

 

Dengan menggunakan Jasa Pendaftaran Merek anda akan mendapatkan keuntungan:

  • Pendaftaran Merek Online via website atau via Whatsapp
    Mudah dan praktis
  • Biaya Jasa Pendaftaran Merek relatif murah
    Relatif murah karena kemungkinan pengajuan merek lebih besar diterima berdasarkan pengalaman konsultan selama puluhan tahun mendaftarkan merek
Baca Juga: Daftar Harga Jasa Pendaftaran Merek, Paten, Hak Cipta, Desain Industri Murah Januari 2022
  • Ditangani dari awal sampai akhir oleh Konsultan HKI Terdaftar
    Proses pendaftaran merek ditangani langsung oleh Konsultan HKI Terdaftar yang telah berpengalaman mengikuti prosedur pendaftaran merek sehingga kemungkinan terdaftar lebih besar.

    Hal tersebut sangat penting dikarenakan perlindungan merek berlaku apabila merek sudah resmi terdaftar, bukan apabila sudah melakukan pengajuan merek.
    Peran konsultan selama proses pendaftaran:
  • Konsultan HKI melakukan pengecekan merek
  • Konsultan HKI memberi info kelas yang sesuai
    Tidak jarang pendaftaran merek ditolak karena kelas yang diajukan tidak sesuai dengan yang seharusnya. Di sini lah peran Konsultan HKI sangat penting karena telah berpengalaman dan mengetahui sekian banyak klasifikasi yang ada.
  • Konsultan HKI mengurus dokumen Anda ke Dirjen KI
  • Konsultan HKI memantau secara intensif pada setiap tahapan pasca pengajuan hingga terbitnya sertifikat merek.
    Tahapan monitoring ini sangat penting untuk dilakukan karena bisa saja terjadi kendala yang harus ditangani selama masa pemeriksaan.
    Apalagi sebelum UU Merek yang baru, proses terbitnya sangat lama sampai ada yang lebih dari 3 tahun namun belum ada kabar kejelasan sebagaimana yang dilansir oleh artikel tribunnews.

Kenapa Pendaftaran Merek Lama

Pilihan Ada di Tangan Anda

Pilihan Jasa Pendaftaran Merek

Apabila Anda siap untuk mengorbankan waktu dan tenaga untuk melakukan seluruh proses dan siap untuk menghadapi berbagai resiko yang muncul seperti penolakan pengajuan akibat ketidaksesuaian kelas atau kesamaan dengan merek lain yang telah terdaftar maka Anda dapat mengajukan pendaftaran merek sendiri.

Atau, Anda dapat menghemat waktu, tenaga, dan fikiran dengan menggunakan Jasa Pendaftaran Merek Dagang yang akan menangani seluruh proses pendaftaran mulai dari persiapan, pendaftaran, hingga monitoring pasca pendaftaran sampai terbitnya sertifikat merek hanya dengan melakukan pendaftaran merek secara online.

Baca juga: Profil Konsultan HKI Terdaftar – Adnan Hardie

Sekian artikel mengenai Panduan Pendaftaran Merek Dagang, apabila Anda mempunyai pertanyaan Anda dapat mengajukan nya pada kolom komentar di bawah ini yang akan dijawab oleh konsultan HKI terdaftar.

Apabila Anda merasa artikel ini bermanfaat, silakan klik tombol share di bawah ini.

Terimakasih.

MEMAHAMI PRINSIP UMUM HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

hak kekayaan intelektual

MEMAHAMI PRINSIP UMUM HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

Oleh Ferianto, S.Si., M.H.

 

Hak Kekayaan Intelektual (HKI) adalah merupakan hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada seseorang atau sekelompok orang atau entitas tertentu untuk memegang hak monopoli dalam menggunakan dan memanfaatkan kekayaan intelektual yang dihasilkan dan dimilikinya. Hak eksklusif yang dimaksud adalah hak untuk memonopoli karya yang telah dilindungi secara hukum selama kurun waktu tertentu, bersifat khusus dan hanya dimiliki oleh pihak pemegang hak atas kekayaan intelektual yang telah dihasilkan. Melalui hak tersebut, pemegang hak eksklusif juga dapat mencegah pihak lain untuk membuat, menggunakan, mendistribusikan, atau memanfaatkan dalam bentuk lain tanpa seizin pemilik hak. Hak eksklusif merupakan bentuk penghargaan dari negara terhadap pengorbanan pihak yang telah menghasilkan karya intelektual yang bermanfaat. Melalui hak eksklusif maka negara memberikan kepastian dan perlindungan hukum serta mendorong pihak lain untuk menghargai suatu karya serta mengembangkan karya lebih lanjut dan inovasi lainnya.

Perlindungan hukum yang diperoleh dari suatu karya intelektual juga mensyaratkan adanya permohonan atau pendaftaran khususnya untuk jenis HKI berupa Merek, Paten, Desain Industri, dan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu. Sedangkan jenis HKI berupa Hak Cipta dan Rahasia Dagang, secara prinsip hukum tidak wajib memerlukan pendaftaran kecuali dalam hal upaya untuk memperkuat alat bukti maka pencatatan kedua jenis HKI tersebut masih disarankan untuk dilakukan. Selanjutnya, setelah pendaftaran atas karya intelektual dilakukan sesuai dengan jenis karyanya, maka perlindungan hukum akan diberikan oleh negara yang bersifat territorial artinya perlindungan hukum diberikan di tempat pendaftaran dilakukan. Sistem ini selaras dengan prinsip kedaulatan negara dalam konteks hukum public bahwa pemberian perlindungan hukum HKI adalah murni kewenangan masing-masing negara dan tidak dapat dipaksakan atau saling mempengaruhi satu sama lain.

Baca Juga : Paten vs Rahasia Dagang

Prinsip yang khas dari HKI lainnya adalah prinsip pemisahan benda secara fisik dengan HKI yang terkandung dalam benda tersebut. Prinsip ini merupakan karakter kunci memahami konsep HKI bahwa menguasai benda secara fisik belum tentu menguasai hak eksklusif yang terkandung dalam benda tersebut. Sebagai ilustrasi jika kita membeli sebuah buku dengan sejumlah uang, maka buku secara fisik menjadi milik  kita. Kita berhak memanfaatkan buku tersebut untuk dibaca, disimpan dan lain-lain. Namun, jika kita memperbanyak buku tersebut dan kemudian menjual kepada pihak lain maka kita bisa dikatakan melanggar hak cipta atas buku tersebut. Hal ini karena hak eksklusif dalam buku tidak otomatis berpindah kepada kita selaku pembeli. Pegalihan hak eksklusif memerlukan skema tertentu misalnya lisensi dan bentuk lainnya. Oleh karena itu, hak kekayaan intelektual sering disebut sebagai asset tak berwujud. Oleh karena sebuah asset maka HKI tentu akan memiliki nilai (value) yang bisa dikapitalisasi menjadi nilai ekonomi yang sangat strategis.

Selanjutnya, perlindungan yang dimiliki oleh suatu jenis HKI adalah terbatas atau memiliki masa perlindungan yang ada batasnya. Sebagai contoh, paten mempunyai masa perlindungan 10 atau 20 tahun saja sesuai jenis patennya dan tidak dapat diperpanjang. Merek memiliki waktu perlindungan setiap 10 tahun dengan catatan dilakukan perpanjangan. Desain Industri memiliki masa perlindungan 10 tahun dan tidak dapat diperpanjang. Begitu pun dengan jenis HKI lainnya juga mempunyai waktu perlindungan yang sudah ditentukan. Jika batas perlindungan sudah dicapai atau tidak ada upaya perpanjangan lagi (khusus untuk merek) maka karya intelektual tersebut bersifat public domain atau dengan kata lain siapapun pihak dapat memanfaatkan HKI tersebut secara bebas, legal dan tanpa harus seizin pemilik HKI lagi. Hal ini karena HKI yang bersifat public domain maka hak eksklusifnya telah gugur demi hukum. Konsekuensi prinsip hukum seperti ini dapat memberikan peluang bagi pihak – pihak lain untuk dapat mendapatkan manfaat dari HKI secara lebih murah bahkan gratis sehingga mewujudkan keseimbangan hukum bahwa hak monopoli bersifat tidak mutlak.

 

 

PATEN VS RAHASIA DAGANG

rahasia dagang

PATEN VS RAHASIA DAGANG

Oleh Ferianto, S.Si., M.H.

 

Paten adalah salah satu jenis kekayaan intelektual yang menurut UU No. 13 Tahun 2016 melindungi invensi (penemuan) di bidang teknologi. Mudahnya karya bidang teknologi  yang dimaksud entah itu Produk atau Proses atau Pengembangan Produk atau Proses harus dan harus memiliki aspek fungsi teknis. Keunikan dan Keunggulan yang harus diungkapkan adalah hal-hal yang bersifat teknis dari teknologi tersebut. Suatu penemuan untuk diberikan perlindungan paten, jika penemuan atau invensi tersebut dimohonkan kepada negara (prinsip konstitutif). Dengan kata lain, perlindungan paten tidak otomatis diberikan tanpa melalui permohonan paten terlebih dahulu. Selanjutnya, dengan adanya permohonan paten maka invensi yang dimohonkan konsekuensinya akan diumumkan ke publik. Pemohon paten akan mendapatkan perlindungan hukum sejak invensi didaftarkan sampai jangka waktu permohonan paten berakhir (10 atau 20 tahun tergantung jenis paten yang dipilih). Konsekuensi yang demikian memungkinkan pihak lain dapat melakukan pengembangan dari invensi yang sudah ada namun untuk meniru invensi yang sejenis sudah terkunci dengan pagar perlindungan paten. Dengan demikian, jika suatu inventor dan inovator menghasilkan teknologi yang relative mudah ditiru atau mudah dilakukan reverse engineering oleh pihak lain yang ahli di bidangnya atau mudah dilakukan pengembangan lebih lanjut maka pilihan perlindungan hukum yang rasional adalah paten.

Baca Juga : Paten vs Desain Industri

Lain halnya dengan karakter perlindungan hak kekayaan intelektual berupa Rahasia Dagang. Menurut UU No. 30 Tahun 2000, rezim rahasia dagang tidak mensyaratkan adanya pendaftaran. Objek yang bisa dilindungi adalah objek karya di bidang teknologi dan bisnis yang memiliki nilai ekonomi dan tidak diketahui oleh umum. Berbeda dengan rezim hak kekayaan intelektual lain, rahasia dagang tidak ada batas waktu perlindungannya. Sepanjang pemilik rahasia dagang mampu menjaga kerahasiaannya maka perlindungan tersebut tetap akan diperoleh. Pelanggaran rahasia dagang dapat terjadi jika pihak lain secara sengaja mengungkapkan rahasia dagang dengan mengingkari kesepakatan tertulis atau tidak tertulis dengan pemilik rahasia dagang. Namun, sepanjang pihak lain tidak dalam kondisi demikian maka tidak masuk ke dalam pelanggaran rahasia dagang. Sebagai contoh pengungkapan rahasia untuk kepentingan umum, kesehatan, pertahanan keamanan tidak dianggap pelanggaran rahasia dagang. Tindakan pengembangan teknologi dalam bentuk reverse engineering atau pengembangan bentuk lain dan mendapatkan hasil yang sama atau bahkan lebih baik dari teknologi yang dirahasiakan adalah tindakaan yang legal dan tidak melanggar rahasia dagang. Jadi, suatu teknologi yang mudah ditiru jika dilindungi dengan rahasia dagang tentu akan lebih merugikan inventor atau inovator karena kemungkinan besar akan cepat habis perlindungannya. Lain halnya jika, teknologinya sulit dan rumit untuk ditiru maka perlindungan rahasia dagang masih memungkinkan untuk dipilih. Itu pun tidak semua teknologi bisa cocok di rahasia dagangkan. Sebagai contoh, teknologi alat, dengan kecepatan dan kemajuan teknologi saat ini maka semua pihak khususnya yang ahli di bidangnya akan sangat mudah meniru dan merekasaya ulang alat yang sudah ada. Mungkin yang relative sulit dilakukan rekayasa ulang adalah aspek know how dari suatu proses atau komposisi yang memang tidak kasat mata sehingga perlu usaha ekstra pihak lain dalam memperoleh suatu proses atau komposisi yang mendekati atau mirip.

 

 

PATEN VS DESAIN INDUSTRI

desain-industri

PATEN VS DESAIN INDUSTRI

Oleh Ferianto, S.Si., M.H.

 

Seringkali para inovator yang menghasilkan karya inovatif masih dilanda kebingungan kira-kira perlindungan apa yang cocok katas hasil karyanya. Hasil karya yang dimaksud apakah tepat dilindungi dengan paten atau desain industri atau keduanya? Perlindungan yang tepat tentu akan memastikan perlindungan hukumnya sesuai dan tentu saja aspek bisnis yang akan dicapai juga sesuai harapan. Salah memilih jenis perlindungan artinya tidak akan memperoleh manfaat secara tepat juga. Sebagai contoh misalnya hasil karya yang paling tepat dilindungi dengan paten namun dilindungi dengan desain industri, artinya objek karya tersebut artinya belum atau sama sekali terlingkupi perlindungan hukumnya secara tepat. Permohonan yang dimintakan juga pasti akan ditolak karena tidak sesuai peruntukannya. Maka dari itu, penting sekali pelaku inovator yang memang sedari awal ingin membawa karyanya ke arah komersial untuk mampu memastikan keamanan dan ketepatan hukum perlindungan kekayaan intelektualnya secara tepat.

Paten adalah salah satu jenis kekayaan intelektual yang menurut UU No. 13 Tahun 2016 melindungi invensi (penemuan) di bidang teknologi. Mudahnya karya bidang teknologi  yang dimaksud entah itu Produk atau Proses atau Pengembangan Produk atau Proses harus dan harus memiliki aspek fungsi teknis. Keunikan dan Keunggulan yang harus diungkapkan adalah hal-hal yang bersifat teknis dari teknologi tersebut. Sebagai contoh, produk berupa formula obat anti malaria maka yang dimaksud aspek teknisnya adalah bagaimana dan berapa formula obat anti malaria yang mampu memberikan efek penyembuhan dari penyakit malaria. Paten berupa proses pembuatan obat anti malaria artinya langkah-langkah seperti apa yang mampu menghasilkan obat anti malaria yang dinilai secara teknis efektif dan memberikan efek penyembuhan yang lebih baik.

Sedangkan Desain Industri adalah jenis kekayaan intelektual yang menurut UU No. 31 Tahun 2000 melindungi suatu kreasi bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna, atau garis dan warna, atau gabungan daripadanya yang berbentuk tiga dimensi atau dua dimensi yang memberikan kesan estetis dan dapat diwujudkan dalam pola tiga dimensi atau dua dimensi serta dapat dipakai untuk menghasilkan suatu produk, barang, komoditas industri, atau kerajinan tangan. Jadi, yang perlu ditekankan dari perlindungan desain industri adalah keunikan dan keunggulannya adalah dari aspek estetika (penampilan estetik/keindahan). Kesan estetika disini adalah untuk daya tarik semata dan bukan suatu yang memiliki efek atau fungsi teknis. Sebagai contoh produk berupa alat elektronik handphone jika yang dilindungi dan menjadi keunikan serta keunggulan adalah penampilan fisik luarnya maka yang paling cocok adalah desain industri. Sedangkan teknologi yang ada dalam handphone itu perlindungan yang paling cocok adalah paten. Perlindungan penampilan luar suatu produk tidak otomatis melindungi substansi teknologi dalam produk tersebut. Dengan kata lain, dalam suatu produk dapat dimungkinkan perlindungan hak kekayaan intelektualnya ada dua misalkan paten dan desain industri.

Baca Juga : Paten untuk Obat dan Terapi

Jika yang dilindungi hanya penampilan luarnya dalam bentuk desain industri saja maka produk tersebut akan “kebal” terhadap kemungkinan adanya pelanggaran desain industri. Namun, produk tersebut tidak akan “kebal” terhadap kemungkinan adanya pelanggaran paten atau jenis hak kekayaan intelektual lainnya. Ilustrasi di atas memberikan gambaran kepada pelaku ekonomi berbasis inovasi untuk mampu memberikan permohonan jenis hak kekayaan intelektual secara tepat dan sesuai kebutuhan. Sejauh produk tersebut “nyawa keunggulan dan keunikannya” ada dalam desain saja maka cukup perlindungan desain industri. Namun, jika  “nyawa keunggulan dan keunikannya” juga ada pada teknologinya atau bahkan ada pada nama “brand” produknya maka pilihan jenis hak kekayaan intelektual lain juga perlu menjadi pertimbangan prioritas untuk diproses pendaftarannya.