5 Contoh Pelanggaran Hak Cipta, Bagaimana Penyelesaiannya?

Ada banyak contoh pelanggaran hak cipta yang terjadi di Indonesia, lantas apa saja pelanggaran tersebut? Pasal yang mengatur hak cipta berbeda dengan hak paten, sebab keduanya berbeda. Jika hak cipta berkaitan dengan perlindungan dari memonopoli terhadap sebuah karya, maka hak paten perlindungan dari memonopoli penggunaan invensi.

Baca Juga: Sertifikat Hak Cipta Contoh dan Cara Downloadnya Di Sini

Oleh karena banyak kasus pelanggaran hak cipta logo, musik, maupun karya. Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta yang sering disebut sebagai UU HC. Dalam pasal 1 angka 3 UU HC, hak cipta melindungi berbagai macam ciptaan dalam bidang ilmu pengetahuan, seni, dan sastra.

Sedangkan pasal 4 di UU yang sama, pencipta mendapatkan 2 hak yaitu hak moral dan hak ekonomi atas ciptaannya. Terkait hak moral ini berlaku selamanya, sedangkan hak ekonomi masa berlakunya tergantung jenis ciptaan. Mulai 25, 50, dan 70 tahun guna menikmati segala manfaat ekonomi dari ciptaan.

Maka dari itulah, seseorang yang melakukan pelanggaran hak cipta melanggar hak moral dan hak ekonomi tersebut. Namun ada contoh yang tidak melanggar, misalnya tentang pelanggaran hak cipta makanan. Seseorang yang meniru resep atau komposisi makanan bukan termasuk pelanggaran, berbeda ketika orang tersebut menggunakan merek atau logo makanan.

Baca Juga: Berapa Lama Masa Berlaku Hak Cipta? Temukan di Sini!

Contoh Pelanggaran Hak Cipta di Indonesia

Kasus pelanggaran hak cipta ada banyak, baik online maupun offline. Berikut ini beberapa contoh dalam ranah digital menurut data dari Tribrata News (https://tribratanews.kepri.polri.go.id/). 

1. Kasus Prayoga dan Brahmana

Tanggal 29 Agustus 2008, Prayoga yang berkuliah di Institut Teknologi Bandung mendapat laporan bahwa karya desain miliknya digunakan seseorang. Masalahnya, penggunaan karya Prayoga oleh Brahmana (orang India) tanpa seizin pemilik.

2. Kasus PT Nirwana Arvindo Mahaputra dan Hairo

PT Nirwana Arvindo Mahaputra merupakan perusahaan yang bergerak di bidang desain grafis, termasuk memasarkan dan memperdagangkan karya miliknya secara nasional hingga internasional. Tanggal 21 Januari 2008, membuat situs web resminya dan mengunggah karya melalui situs web tersebut.

Tanggal 13 Februari 2008 pihaknya mengetahui bahwa salah satu desain grafis mereka digunakan tanpa izin. Serta orang tersebut akui sebagai miliknya. Orang itu beridentitas Hairo dengan warga negara Thailand.

3. Kasus Dariestya Endiano Putra dan Dream Theater Management

Desain grafis Dariestya Endiano Putra yang ia unggah ke multiply, digunakan oleh Dream Theater Management tanpa izin untuk berbagai keperluan komersial. Antara lain cover album, latar belakang website, dan hiasan website.

Banyaknya kasus contoh pelanggaran hak cipta ini umumnya terjadi secara online. Meski tidak dipungkiri masih banyak pelanggaran secara offline, seperti pembajakan software, lagu, logo, merek, dan sebagainya.

Baca Juga: Siapa Pencipta dan Apa Bedanya Dengan Pemegang Hak Cipta?

4. Kasus PT Idea Field Indonesia dan Mediance

Tanggal 13 Juni 2008, PT Idea Field mengunggah katalog produk desain yang kompleks ke situs Elance. Kemudian memperoleh laporan dari Elance bahwa katalognya digunakan tanpa izin oleh Mediance. Serta lambang Idea Field diubah menjadi lambang Mediance yang mana berhasil menarik perhatian pembeli sampai terjual salah satunya.

5. Samsung dan Apple

Tampaknya, masalah dan penyelesaian pelanggaran hak cipta menjadi tren di dunia digital lantaran banyaknya kasus terjadi. Siapa yang tidak tahu perusahaan raksasa seperti Samsung dan Apple? Misalnya pada kasus Apple menganggap Samsung meniru mentah-mentah iPad dalam wujud Galaxy Tab. Buntutnya, peredaran Galaxy Tab di Eropa dilarang.

Bagaimana Penyelesaian Pelanggaran Hak Cipta?

Dari sekian banyak contoh pelanggaran hak cipta di atas yang sudah pernah terjadi, lantas bagaimana cara menyelesaikan sengketa tersebut? Untuk menyelesaikan pelanggaran di Indonesia dari delik aduan, pelaku dapat diproses secara pidana sebagaimana tertuang dalam pasal 120 UU HC.

Sedangkan hukuman pelanggaran hak cipta berdasarkan kasus pidana yaitu penjara dan/atau denda. Itulah beberapa penjelasan dan contoh pelanggaran hak cipta serta bagaimana proses penyelesaiannya. Semoga membantu.

Baca Juga: Hak Cipta : Pengertian, Contoh, Tujuan dan Cara Daftar Online

Paten Sederhana Adalah Pengertian, Contoh, dan Perbedaannya

Paten sederhana adalah salah satu jenis dari paten, sedangkan jenis lainnya paten biasa. Yang mana keduanya diatur dalam Undang-Undang Paten No 3 tahun 2016. Dalam kehidupan bermasyarakat, paten sederhana yang disebut juga sebagai utility models mempunyai peran yang cukup penting.

Fungsi tersebut secara umum berkaitan dengan payung hukum atas sesuatu yang Anda patenkan. Pada artikel ini, kami akan memberi informasi mengenai hak paten ini, baik paten maupun paten sederhana. Namun sebelum itu, ketahui pengertian berikut.

Baca Juga: Sertifikat Hak Cipta Contoh dan Cara Downloadnya Di Sini

Pengertian Paten Sederhana Adalah

Menurut pengertiannya, paten sederhana adalah sebuah invensi atau pengembangan sesuatu dalam kata lain reka cipta, dari produk atau proses yang telah ada namun mempunyai daya guna serta nilai guna yang lebih praktis. Sedangkan paten (biasa) adalah invensi yang benar-benar baru dan sebelumnya belum pernah ada.

Terkait masa perlindungan paten, antara keduanya berbeda. Menurut Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) masa berlaku paten (biasa) yaitu 20 tahun sejak tanggal penerimaan. Sedangkan untuk masa berlaku paten sederhana adalah 10 tahun, berbeda 1 dekade dengan pertimbangan tertentu.

Walaupun paten sederhana tidak menjadikan syarat baru secara utuh untuk sesuatu tersebut, namun tetap mempunyai kegunaan baru daripada sesuatu sebelum itu. Faktanya, tidak hanya untuk barang atau inovasi di bidang teknologi, paten sederhana dapat Anda peroleh untuk proses atau metode baru.

Baca Juga: Berapa Lama Masa Berlaku Hak Cipta? Temukan di Sini!

Contoh Paten Sederhana

Melihat pengertian paten sederhana di atas, paten jenis ini mengisyaratkan tentang sesuatu yang mempunyai nilai kegunaan praktis dan sederhana. Mengingat untuk mendapatkan paten sederhana proses lebih mudah serta jalurnya lebih cepat.

Untuk contoh dari paten sederhana adalah yang bersifat berwujud (tangible) seperti alat pengupas apel, parutan kelapa praktis, perkakas rumah tangga yang sama-sama punya kegunaan praktis, serta aksesoris yang punya nilai kegunaan praktis.

Temuan dari metode, proses, maupun produk dari paten sederhana punya jangka waktu lebih singkat. Sebab bukan berasal dari penelitian (research) mendalam, development, atau investigasi untuk solusi. Melainkan sebuah pengembangan dengan kreasi serta inovasi paling anyar untuk menciptakan produk lebih praktis bernilai daya guna.

Di luar negeri seperti Amerika Serikat, Filipina, dan Thailand apa itu paten sederhana juga dikenal sebagai Utility Model, Petty Patent, atau Simple Patent yang lebih merujuk pada alat serbaguna.

Sedikit informasi mengenai paten ini, jangka waktu paten sederhana yang 10 tahun tersebut tidak dapat Anda perpanjang. Dengan kata lain, berlakunya perlindungan paten sederhana adalah hanya satu klaim saja.

Baca Juga: Siapa Pencipta dan Apa Bedanya Dengan Pemegang Hak Cipta?

Perbedaan Paten dengan Paten Sederhana

Membicarakan tentang perbedaan antara paten biasa dan paten sederhana ada banyak sekali. Secara lebih rinci, berikut kami susun dalam bentuk daftar.

1. Masa Berlaku

Sebagaimana yang sudah kami tulis di atas, paten biasa berlaku 20 tahun dan paten sederhana 10 tahun di Indonesia.

2. Invensi

Paten biasa untuk invensi yang benar-benar baru, sedangkan paten sederhana umumnya sebagai pengembangan yang lebih praktis dari penemuan sebelumnya.

3. Jumlah Klaim

Paten biasa tidak ada pembatasan untuk jumlah klaim, sedangkan paten sederhana jumlah klaim hanya satu kali.

4. Proses

Menurut DJKI, progres dari sebuah klaim paten sederhana lebih mudah dan cepat daripada progres klaim dari paten biasa.

Pada intinya, paten sederhana adalah apa yang berkaitan dengan sebuah pengembangan dari sesuatu yang sudah ada. Nah, apakah Anda mempunyai produk atau inovasi metode paling baru untuk melakukan klaim paten sederhana?

Baca Juga: Hak Cipta : Pengertian, Contoh, Tujuan dan Cara Daftar Online

Sertifikat Hak Cipta Contoh dan Cara Downloadnya Di Sini

contoh sertifikat hak cipta dan cara downloadnya

Sertifikat Hak Cipta adalah tanda telah sahnya karya cipta kita dilindungi oleh negara.

Bagaimana sih contoh sertifikat Hak Cipta? Bagaimana juga cara mendownloadnya?

Ikuti terus artikel ini ya!

Baca Juga: Cara Pasang Iklan Produk kamu di Instagram

Cara Mendapatkan Sertifikat Hak Cipta

 Oke, pertama untuk mendapatkan Sertifikat Hak Cipta, tentu kita perlu melakukan pengajuan pendaftaran Hak Cipta, baca selengkapnya di artikel kami:

Hak Cipta: Pengertian, Contoh, Tujuan, Cara Daftar Ada Di Sini

Contoh Sertifikat Hak Cipta

 Sertifikat Hak Cipta mempunyai nama asli Surat Pencatatan Hak Cipta sebagaimana diatur UU. No. 28 Tahun 2014 sebagai berikut:

Pasal 69

  • Dalam hal Menteri menerima Permohonan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 68 ayat (4), Menteri menerbitkan surat pencatatan Ciptaan dan mencatat dalam daftar umum
  • Daftar umum Ciptaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memuat:
    1. nama Pencipta dan Pemegang Hak Cipta, atau nama pemilik produk Hak Terkait ;
    2. tanggal penerimaan surat Permohonan;
    3. tanggal lengkapnya persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66 dan Pasal 67; dan
    4. nomor pencatatan Ciptaan atau produk Hak
  • Daftar umum Ciptaan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat dilihat oleh setiap Orang tanpa dikenai biaya.
  • Kecuali terbukti sebaliknya, surat pencatatan Ciptaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan bukti awal kepemilikan suatu Ciptaan atau produk Hak

Baca Juga: Cara Pasarkan Produk kamu di Google Sendiri, ini dia caranya

contoh sertifikat hak cipta atau surat pencatatan cipta

Baca Juga: 5 Contoh Pelanggaran Hak Cipta, Bagaimana Penyelesaiannya?

Anda dapat mendownload sertifikat Hak Cipta ini pada akun pendaftaran Hak Cipta Online anda, caranya:

cara download sertifikat hak cipta 1cara download sertifikat hak cipta 2

Baca Juga: Apa sih Hak Cipta itu? Bagaimana Cara Daftarnya?

cara download sertifikat hak cipta 3

Pada bagian daftar ciptaan, apabila “status penerimaan” berisi “diterima” anda dapat mencetak sertifikat dengan langkah sebagai berikut:

Nah itu dia Contoh Sertifikat Hak Cipta dan bagaimana cara mendapatkannya. Jika ada pertanyaan silakan isi di kolom komentar ya. Terimakasih:)

Baca Juga: Daftar Hak Cipta Mudah Dengan Jasa Pendaftaran Hak Cipta Resmi & Murah

Referensi:

Hukum, Hak Cipta, Perlindungan, Jaminan Kepastian, Pencabutan, (Penjelasan Dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5599)

Panduan E-Hak Cipta 

Contoh Sertifikat Hak Cipta